
. . hmm, akhirnya harga BBM naik untuk ke 3 kalinya di masa Pemerintahan SBY-Kalla. harga minyak dunia yang mencapai $120/barrel membuat subsidi BBM di APBN kita membengkak. Karena di APBN, pemerintah mengasumsikan harga BBM $90/barrell yang ternyata menjadi tidak terkontrol. Dan hal itulah yang menjadi alasan utama pemerintah untuk menaikkan harga BBM demi menyelamatkan APBN. Karena jika tidak dinaikkan, APBN kita akan menjadi tidak karuan dan mengancam pos APBN yang lain seperti kesehatan, pendidikan, dll. . .
tetapi tampaknya pemerintah terlalu tergesa-gesa untuk menaikkan harga BBM yang sekarang menambah beban dan derita rakyat Indonesia. pemerintah terkesan tidak mencari solusi-solusi yang lebih baik untuk kepentingan rakyat. Seperti lifting minyak atau mengoptimalkan produksi minyak di Indonesia, atau mengajukan moratorium (penundaan) pembayaran hutang luar negeri. Karena setiap tahun pemerintah menganggarkan 80 triliun untuk membayar hutang. Sedangkan untuk menutup membengkaknya subsidi BBM pemerintah hanya butuh 20 triliun rupiah. . Namun apa daya, walaupun demonstrasi yang dilakukan masyarakat dan mahasiswa yang terjadi hampir di seluruh Indonesia belum mampu mengubah keputusan pemerintah. . Sangat disayangkan memang. .
2 hari yang lalu, Pemerintah Indonesia juga memtusukan akan keluar dari OPEC. Wapres kita berkilah bahwa Indonesia yang sekarang bukanlah Indonesia yang dulu, yang produksi minyaknya masih melimpah dan bisa diekspor ke luar negeri. Kita harus sadar bahwa kita sekarang adalah negara pengimpor minyak, bukan lagi pengekspor minyak. Begitulah pernyataan Wapres yang sejujurnya juga membuat saya miris mendengarnya. . .
BLT, itulah solus pemerintah bagi rakyat miskin akan kenaikan harga BBM. Memang program yang baik, tetapi tidak mendidik. Bahkan data BLT 2008 sama dengan data BLT 2005 yang sampai sekarang masih banyak kontroversi dan masalah. Belum meratanya BLT juga membuat BLT ini acap kali salah sasaran. Sebaiknya uang tersebut digunakan Pemerintah untuk mengadakan program kerja bagi rakyat yang mampu menaikkan kesejahteraan masyarakat. Namun, tak dipungkiri lagi. Masyarakat misikin memang membutuhkan uang kontan secara langsung demi memenuhi kebutuhan hidup mereka yang semakin susah. .
Jadi, satu-satunya cara untuk membantu mereka adalah HEMAT. . Hemat uang, listrik, BBM, air, yang pasti kita harus hemat dan bijak dalam menggunakan segala sesuatu yang menyangkut kepentingan orang banyak. Janganlah jadi orang yang egois, seperti para koruptor yang dengan rakusnya menyalahgunakan uang rakyat. Jadilah orang yang peka dan peduli akan kehidupan sekitar kita. dan bagi para saudaraQ di seluruh Indonesia. . teruslah bekerja keras, sabar, dan tawakal menghadapi cobaan. .
'sesungguhnya, di balik kesulitan selalu ada kemudahan' (QS.AN-Nasr 5-6)
This entry was posted
on 6.21.2008
at 03:46
. You can follow any responses to this entry through the
comments feed
.